Senin, 12 Februari 2018

6PIK4_OnlineMedia_Tugas4



Penyerangan Gereja

Post 1
            UBM News - Minggu (11/2/2018) pukul 7.30WIB terjadi aksi penyerangan pada aktivitas misa di Gereja Santa Lidwina Bedog, di Jalan Jambon, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Post  2
            UBM News - Minggu (11/2/2018) pukul 7.30WIB terjadi aksi penyerangan pada aktivitas misa di Gereja Santa Lidwina Bedog, di Jalan Jambon, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
            Menurut saksi dari jemaat, pelaku tiba-tiba masuk dan meyerang gereja pada aktivitas ibadah misa dengan menyabet menggunakan senjata tajam kebeberapa jemaat termasuk romo yang sedang memimpin ibadah. "Status pelaku dari identitasnya mahasiswa, tapi sekali lagi kondisi pelaku belum stabil belum bisa kita mintai lebih dalam, termasuk tempat tinggal pelaku," kata Brigjen Ahmad Dofiri.

Post 3
            UBM News - Minggu (11/2/2018) pukul 7.30WIB terjadi aksi penyerangan pada aktivitas misa di Gereja Santa Lidwina Bedog, di Jalan Jambon, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
            Pelaku masuk dan meyerang gereja pada aktivitas ibadah misa dengan menyabet menggunakan senjata tajam kebeberapa jemaat termasuk romo yang sedang memimpin ibadah. Pelaku bernama Suliono "Status pelaku dari identitasnya mahasiswa, tapi sekali lagi kondisi pelaku belum stabil belum bisa kita mintai lebih dalam, termasuk tempat tinggal pelaku," kata Brigjen Ahmad Dofiri.
            Penyebab penyerangan masih belum diketahui, pelaku di kenal sebagai orang yang baik dan ramah. “Suliono masa itu setiap ada acara keagamaan di Desa Kandangan dan Desa Sarongan, selalu menjadi pembaca kitab suci Al Quran (Qori) karena suaranya bagus. Semasa kecil, dia pernah menuntut ilmu di Taman Pendidikan Al Quran Baitussalam dan dilanjutkan ke pendidikan di SD Negeri Kandangan 5, dan di SMP Negeri 1 Pesanggaran,” ujar Ketua Majelis Takmir Masjid

Post 4
            UBM News ­-  Minggu (11/2/2018) pukul 7.30WIB terjadi aksi penyerangan pada aktivitas misa di Gereja Santa Lidwina Bedog, di Jalan Jambon, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
            Pelaku masuk dan meyerang gereja pada aktivitas ibadah misa dengan menyabet menggunakan senjata tajam kebeberapa jemaat termasuk romo yang sedang memimpin ibadah. Pelaku bernama Suliono "Status pelaku dari identitasnya mahasiswa, tapi sekali lagi kondisi pelaku belum stabil belum bisa kita mintai lebih dalam, termasuk tempat tinggal pelaku," kata Brigjen Ahmad Dofiri.
            Penyebab penyerangan masih belum diketahui, pelaku di kenal sebagai orang yang baik dan ramah. “Suliono masa itu setiap ada acara keagamaan di Desa Kandangan dan Desa Sarongan, selalu menjadi pembaca kitab suci Al Quran (Qori) karena suaranya bagus. Semasa kecil, dia pernah menuntut ilmu di Taman Pendidikan Al Quran Baitussalam dan dilanjutkan ke pendidikan di SD Negeri Kandangan 5, dan di SMP Negeri 1 Pesanggaran,” ujar Ketua Majelis Takmir Masjid.
            Peristiwa penyerangan tersebut telah melukai 5 korban dengan luka yang parah, korban diketahui :
1.      Romo Prier
2.      Martinus Parmadi Subiantoro
3.      Aiptu Munir
4.      Yohanes
5.      Murkarto

Korban telah ditangani oleh rumah sakit setempat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar